Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Pahala shalat dhuha

Pahala shalat dhuha Pahala salat dhuha sangat besar, di antaranya adalah ampunan dosa sebanyak buih di lautan, dibukanya pintu rezeki dan dicukupkan kebutuhan duniawi, serta menjadi pengganti sedekah untuk seluruh persendian tubuh. Salat dhuha juga dapat memberikan ketenangan hati, memperkuat iman, dan membangun istana di surga bagi yang mengerjakannya dalam jumlah rakaat tertentu. Keutamaan utama salat dhuha: Pengganti sedekah: Menggantikan kewajiban sedekah untuk 360 persendian dalam tubuh setiap pagi. Melancarkan rezeki: Allah menjanjikan akan mencukupi kebutuhan dan membuka pintu rezeki bagi pelakunya. Penghapus dosa: Mengampuni dosa-dosa meskipun sebanyak buih di lautan. Melindungi dari neraka: Dijauhkan dari siksa api neraka di hari pembalasan nanti. Pahala besar: Dijanjikan akan mendapat pahala yang besar di sisi Allah. Bangunan di surga: Akan dibangunkan istana di surga bagi yang mengerjakannya 12 rakaat. Menjauhkan dari kelalaian: Orang yang mengerjakan salat dhuha t...

SUSUNAN PENGURUS KOGTIK 2025-2030

🖥️ SUSUNAN PENGURUS KOGTIK Komunitas Guru TIK dan Informatika Indonesia Periode: 2025 – 2030 --- DEWAN PENASEHAT Prof. Dr. Eko Indrajit Dr. Onno W. Purbo Dr. Dedi Dwitagama, M.Pd --- PENGURUS HARIAN Ketua: Bambang Susetyanto Wakil Ketua: Tri Budi Hardjo Sekretaris Jenderal: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd Wakil Sekretaris Jenderal: Fahrodin Bendahara: Tatang Surya Atmaja Wakil Bendahara: Betti Risnalenni --- BIDANG-BIDANG 1. Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepala: Wiwin Sabayanti Anggota: Lilis Juwita, Nia Kaniadewi 2. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Kepala: Youri Anggota: Yunus, Endang Wiryanti, Hadi 3. Bidang Pendidikan dan Kurikulum Kepala: M. Firman Suwarya Anggota: Maria Sumakul, Siska 4. Bidang Rumah Tangga dan Sarana Prasarana Kepala: Dr. Simon Simarmata Anggota: Winarno, Agung Prasetio 5. Bidang Dana dan Usaha Kepala: Yoyon Suprayitno Anggota: Sarah, Asep Sugandi 6. Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Kepala: Prasodjo Anggota: Rohandi, ...

Gadis cantik dari Brebes

Gadis cantik dari Brebes Dari Saditan ke Suriname: Kisah Kalimah, Gadis cantik dari Brebes yang Menyeberangi Lautan Takdir Di Saditan, Sebuah desa di pesisir Brebes yang lembap oleh aroma lumpur sawah, lebih dari satu abad yang lalu, lahirlah seorang anak perempuan cantik bernama Kalimah. Abad ke-20 baru saja beranjak, namun bayang-bayang kolonial masih menindih dada rakyat kecil. Dalam tubuh mungil setinggi seratus lima puluh tiga sentimeter itu, bersemayam jiwa yang lebih luas dari samudra — mata teduhnya menyimpan tabah, bibirnya menahan doa-doa yang tak sempat terucap. Ketika kabar datang bahwa pemerintah Hindia Belanda membuka perjalanan ke negeri jauh bernama Suriname, Kalimah menandatangani kontrak lima tahun. Bukan karena ambisi, tetapi karena hidup di tanah sendiri kadang lebih sempit daripada kapal asing di pelabuhan Tanjung Priok. Tanggal 5 Mei 1925, di bawah langit yang penuh uap garam, Di usia yang baru 21 tahun, ia menaiki kapal bernama Blitar, meninggalkan ...