Di b4Lik jeruj! bes! yang dingin & sunyi

Di b4Lik jeruj! bes! yang dingin & sunyi Di b4Lik jeruj! bes! yang dingin & sunyi, Pak Guru Mansur duduk mematung. Bukan karena ia kehabisan kata, tetapi karena hatinya terlalu penuh oleh Luk4 yang t4k lagi m4mpu dijelaskan. Seumur hidupnya ia berdiri di depan kelas, mengaj4rkan arti jujur, adil, dan nurani. Namun hari ini, justru hidup yang mengajarinya pelajaran p4Ling kej4m; bahwa kebaikan t4k selalu berb4nding lurus dengan ke4diL4n. “Saya hanya berharap, ke4dilan suatu hari benar² berpihak pada yang benar,” ucapnya pelan. Buk4n dengan nada m4r4h, melainkan dengan suara let!h dari jiwa yang telah lama men4h4n per!h. Di hadapannya, sang teman berdiri tegak meski h4tinya runtvh. Di tangannya, sebungkus makanan sederhana—tak mewah, tapi penuh cinta, doa, dan air m4t4 yg dip4ksa tetap tersenyum. Pak Guru Mansur paham, hukvm4n ini tak hanya menghukvmnya seorang. Ada istrinya yg harus meneL4n sunyi sendirian. Ada an4k²nya yg harus belajar dew4sa lebih cepat, t4npa dek4pan ayah setiap malam. Dengan suara berget4r, ia menitipkan harap: “Tolong jaga an4k dan istri saya… Saya mungkin di sini, tapi mereka tetap butuh ulvr4n tangan, do'a, dan kepedulian.” Ia tak m3mint4 beL4s k4sih4n. Ia hanya percaya, di luar sana masih ada hati yg mau p3duli pada keluarga seorang guru yg tengah diuji oleh ker4snya hidup. Malam²nya kini terasa panj4ng. Bukan karena geL4p, melainkan karena rindu yang t4k menemukan jalan pulang. Dalam setiap sujud dan napasnya, hanya satu do'a yang terus ia ulang: Semoga an4k²ku tumbuh t4npa d3nd4m. Semoga istriku dikuatkan t4npa batas. Dan semoga suatu hari, ke4diL4n benar² tahu siapa yg seh4rusnya ia bela.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Link Murottal Al-Qur'an 30 juz

arti kode error internet banking bjb

Perangkat Ajar