Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

REMAJA INI MENOLAK DUNIA DEMI AYAH

REMAJA INI MENOLAK DUNIA DEMI AYAH Di sebuah desa kecil di pelosok Gunung Kidul, Yogyakarta, berdiri sebuah rumah kayu tua di lereng bukit. Atapnya bocor, dindingnya lapuk, dan lantainya hanya disemen kasar. Rumah itu nyaris tak terlihat dari jalan utama karena ditelan semak dan pepohonan liar yang tumbuh tanpa arah. Warga desa menyebutnya “rumah sunyi.” Bukan karena tak berpenghuni, tapi karena penghuninya jarang terlihat, dan tak pernah terdengar suara tawa, musik, apalagi televisi dari dalam rumah itu. Di dalamnya tinggal seorang gadis remaja bernama Najwa, 17 tahun, bersama ayahnya yang lumpuh total sejak lima tahun lalu. Sang ibu sudah lama tiada, meninggal saat Najwa baru berumur 11 tahun karena komplikasi saat melahirkan adiknya yang juga meninggal dunia. Sejak itu, Najwa hanya punya satu dunia: ayahnya. Sejak subuh, Najwa sudah bangun. Ia menyalakan tungku kayu di dapur belakang, merebus air untuk memandikan ayahnya yang tak bisa bergerak sama sekali. Ia bersihkan tubuh a...

menolak bantuan beras 20 kg

menolak bantuan beras 20 kg Saya baca konten yang lewat di instagram ini jadi terharu. Seorang warga di Magelang, menolak bantuan beras 20 kg. Menolak, kata yang mungkin susah dipahami orang-orang, ketika warga yang menolak itu, “hanya” memiliki rumah seperti yang ada di gambar. Beberapa orang mungkin berpendapat, “Kenapa tidak dijual saja, nanti uangnya dibelikan kebutuhan lain?” Atau bahkan mungkin, bagi orang yang punya sudut pandang atau POV yang di luar nurul, akan berkata, “Sudah miskin, banyak gaya!” Tapi, mendengar jawaban dari warga itu, kita pasti akan memetik pelajaran yang sangat berharga. Karena beliau berkata seperti ini, “Beras kulo tasih kathah. Kulo niki angsal bantuan beras 20 kg, mboten kulo pendet mergone sok mboten telas. Sing riyen nggih tasih wonten.” Tidak tahu artinya? Baik saya translate. “Beras saya masih banyak. Saya ini dapat bantuan beras 20 kg, tidak saya ambil karena sering tidak habis. Yang dulu juga masih ada.” Lihat, dari cara menjawab, tamp...

Gerakan AI Gotong Royong

Gerakan AI Gotong Royong Terima kasih pak Onno W. Purbo Gerakan AI Gotong Royong: 12 Buku Gratis dari Onno W. Purbo untuk Siswa SMP-SMA (Sebuah artikel ucapan terima kasih dari Omjay) --- 1. Latar Belakang & Peluncuran Pada pertengahan Agustus 2025, bertepatan dengan semangat kemerdekaan RI ke-80, pakar teknologi sekaligus Rektor ITTS, Onno W. Purbo, mengumumkan kabar menggembirakan melalui akun X (Twitter) pribadinya: “Duabelas (12) Buku AI untuk Siswa SMP-SMA (FREE) sudah resmi di release di intechpress.itts.ac.id/buku-gratis. Semoga bisa membantu. Gerakan AI Gotong Royong untuk Bangsa Indonesia.” Kabar ini sontak mendapat sambutan luas. Media nasional dari Pikiran Rakyat, JPNN, RMOL, Medcom, hingga RM.id turut memberitakan inisiatif bersejarah ini. --- 2. Isi dan Struktur Buku Buku-buku ini bukan sekadar modul kaku, melainkan disusun dengan pendekatan menyenangkan: Peta konsep dan tujuan pembelajaran Ilustrasi sehari-hari & contoh kasus Fun facts, tips, da...

Belajar Dasar Coding

[18/6 15.01] +62 878-0517-1982: Video Belajar Dasar Coding Untuk Membuat Aplikasi Pembelajaran 1. https://www.youtube.com/watch?v=thWniScv260 2. https://www.youtube.com/watch?v=WBbOuG-uQU0 3. https://www.youtube.com/watch?v=66tP4BehpVw 4. https://www.youtube.com/watch?v=bm1Dj0fFZwo [18/6 15.44] +62 878-0517-1982: Seri Video Belajar Dasar Pengolahan data 3. https://www.youtube.com/watch?v=OimSzqDmb9Q 2. https://www.youtube.com/watch?v=zWUePqlzzJo 1. https://www.youtube.com/watch?v=P7A6B5xcck0